Rabu, 20 November 2013

Penyesalanku..


“PENYESALAN”

4 tahun, mungkin bukan waktu yang singkat tuk mengenal seseorang. Ridwan faisal adalah sosok seseorang yang sangat tulus, baik dan sangat menyayangiku. Apapun akan dilakukannya untuk membuatku bahagia. Tapi aku begitu bodoh, 4 tahun aku sia-siakan begitu saja dengan mengabaikan semua kasih sayangnya. Aku tidak pernah memberikan waktuku untuk dia, aku selalu sibuk dengan semua urusanku tanpa memikirkan bahwa dia begitu ingin bertemu denganku. Hingga suatu hari, dia jatuh sakit dan dia sangat membutuhkanku. Tapi aku masih berpikir dia hanya sakit biasa dan mungkin sebentar lagi akan sembuh. aku datang menjenguknya tapi hanya sekali dan esoknya aku sibuk lagi dengan urusanku. Hingga akhirnya dia harus dirawat karena semakin parah. Tapi bodohnya aku, aku tetap tidak peduli dan berpikir kalau semua masih baik-baik saja. Setelah dia dirawat 3 hari, aku baru menjenguknya, aku begitu terkejut karena dia begitu parah, dan kondisinya semakin lemah. Tapi entah setan apa yang merasuki tubuh hingga esoknya aku tidak peduli lagi padanya. Setelah beberapa hari kemudian, dia pulang dari rumah sakit, bahkan aku gak tau. Saat itu aku pikir semua akan tetap baik-baik saja, hingga aku tak datang lagi untuk menjenguknya bahkan bertanya kabarnya pun tidak. 10 hari kemudian aku datang untuk menjenguknya, aku pikir keadannya membaik, tapi ternyata lebih buruk dan semakin lemah, bodohnya aku tidak berpikir sedikitpun kalau aku akan kehilangannya kalau pada saat itu akan menjadi hari terakhir aku melihatnya. 2 hari kemudian adiknya mencariku, dan memberitahukan bahwa dia telah meninggal, Ya Allah apalagi ini, mengapa semua harus terjadi padaku, selama ini hatiku telah buta, padahal saat itu dia sangat membutuhkanku, samasekali aku tidak menghiraukan orang yang aku sayang hingga akhirnya dia meninggalkanku untuk selamanya, bahkan Allah tidak mengizinkanku tuk melihat wajahnya di hari terakhirnya. Bodoh, begitu bodohnya aku, seakan aku tidak punya hati, sampai aku begitu tega menyia nyiakan orang yang aku sayang, orang yang begitu menyayangiku. Sekarang hanya tinggal penyesalan yang tiada akhir, yang selalu datang menghantui aku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar